Label

Rabu, 26 Januari 2011

The Things That Makes You Smell Hot and Not (Part I: A Little Bit of Theory)

Perfume
Pastinya anak-anak muda hingga orangtua sekalipun sudah kenal dengan parfum atau wangi-wangian dari minyak nyong-nyong sampai Chanel No.5 sekalipun. Jadi soal definisi ga bakalan dibahas disini. Tetapi, kita wajib tahu kira-kira tipe fragrance apa saja yang lebih HOT dan NOT dipakai pada waktu-waktu tertentu.
Penasaran kan? So check this out.
~
Pertama-tama, mau curhat dulu nih. Aku termasuk penggemar fragrance dari yang murah sampai-sampai yang harganya cukup memeras kantong celana.
Biasanya, tempat pertama yang aku kunjungi kalau ke supermarket adalah areal tempat kecantikan (sabun, shampoo, cologne, dll). Aku perhatiin banyak sekali wangi-wangian dari splash cologne sampai parfum yang enak, tetapi ada juga yang komposisi alkoholnya besar sekali sampai-sampai bikin enek.
Sebagai mahasiswa yang kemana-mana naik angkutan umum, seringkali aku duduk berdempetan dengan orang. Bayangkan, siang hari, panas terik didalam kotak besi selama berjam-jam berdempetan (masih untung kalo gak jam macet) ada beribu aroma yang tercium. Dari keringat abang-abang yang asam habis nguli, bau mulut karena pada gak sikat gigi, bau sampah busuk dari alas sendal, asap rokok dan knalpot, dan finishing touch => wangi parfum yang nyengat di hidung sampai-sampai gak bisa napas. Benar-benar situasi yang tragis menurut aku kalau memang berada dalam situasi seperti itu. Cerita ini cuman sekedar bayangan kalau walaupun ada beribu macam aroma yang bisa ditangkap sistem olfaktori kita, tetapi bau badan merupakan hal yang paling esensial yang menentukan image kita di hadapan khalayak umum. Jadi walaupun sebesar apapun jerawat di kening kita atau tidak teratur gigi kita bila ada orang duduk di samping kamu pasti lebih peka terhadap odor yang kita keluarkan. Pastinya kita semua ga ingin dihindari sama orang lain kan?
Solusinya adalah sedikit PARFUM dan pastinya mandi dengan sabun yang bersih!
~
Kedua, di bawah paragraf ini, teman-teman bisa melihat sebuah diagram yang dinamakan "fragrance wheel" atau roda wewangian. What's that? Roda wewangian menggambarkan tipe wewangian yang bisa kita cium secara umum dengan empat tipe utama: wangi floral (bunga), oriental, woody (kayu), dan fresh (segar).

Tipe Parfum berdasarkan Konsentrasi Komponen Aromatik:
  1. Ekstrak Parfum: jenis parfum=HIGH Quality dan jarang sekali dijual karena harganya yang sangggaaat mahal, konglomerat-konglomerat mungkin berfikir dua kali untuk membelinya (15-40% komponen aromatik)
    L'Or By: Dior
  2. Esprit de Parfum: kualitas diantara ekstrak parfum dan Eau de Parfum, harganya juga tetap saja mahal (15-30% komponen aromatik)
    Oscar By: Oscar De La Renta
  3. Eau de Parfum: jenis parfum yang bisa dibeli dengan harga yang lebih murah tetapi tetap saja mahal, wanginya tahan lama dan kualitas dari packagingnya bagus. Jangan disamakan dengan parfum KW ya! (10-20% komponen aromatik)
    Channel No. 5 By: Channel
  4. Eau de Toilette: Aromanya sedikit lebih lembut dibandingkan dengan Eau de ParfumEau de Parfum (5-15% komponen aromatik) dan wanginya tidak sekuat
    L'Eau D'Issey By: Issey Miyake
  5. Eau de Cologne: Hamir sama seperti perfume mist tetapi mengandung sedikit alkohol. Dulunya tipe ini di Jerman dikenal dengan aroma campuran citrus-floral (3-8% komponen aromatik)
    Marina Spray Cologne
  6. Perfume Mist: menggunakan pelarut non-alkohol dan kurang tahan lama jadi bisa di aplikasikan berulang kali (3-8% komponen aromatik)
    Izzi Body Mist
  7. Splash dan Aftershave: Percaya gak percaya, splash dinamakan toilet water! Sebenarnya splash itu merupakan jenis wangian yang diaplikasikan dengan cara dituangkan dengan aroma yang lembut. Biasanya splash digunakan setelah mandi dan memberikan sensasi menyegarkan. Aftershave  terbagi menjadi spray (semprot), splash dan balm (oles) yang biasa digunakan oleh kaum lelaku setelah mencukur jenggot atau kumis. (1-3% komponen aromatik)
    Adidas Aftershave
Selain di atas, ada juga jenis parfum:

  1. Oil: Dalam bentuk minyak. Walaupundiaplikasikan sedikit di daerah pergelangan tangan dan leher, wanginya dapat tahan lama berjam-jam hingga berhari-hari dalam kasus ekstremnya :P
    Tobacco Flower Home Fragrance Oil By: The Body Shop
  2. Solid: Dalam bentuk padatan dan biasanya di oles. Cukup jarang untuk ditemukan di pasar swalayan tapi siapa tahu kalau mata cukup jeli teman-teman bisa menemukannya.
    Love Etc By: The Body Shop

Sebenarnya sesuai selera sih dan terserah teman-teman lebih suka memilih wangi yang seperti apa karena sebenarnya wangi-wangian dapat menunjukkan secara tidak langsung typical orang apa kita itu (tidak termasuk dalam situasi dadakan meminjam minyak wangi teman). Cuman ingat, kadang-kadang ada kecenderungan menggunakan wangi-wangian spesifik untuk acara-acara tertentu. Penasaran?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar